Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Selasa, 26 September 2017

Kunci Bahagia

Kunci bahagia yang sederhana adalah bersyukur. Semua orang mampu dalam sekedar  mengucapkan syukur, baik untuk mengingatkan sesama manusia maupun berusaha menanamkan pada diri sendiri. Namun belum banyak orang yang mengetahui bagaimana cara mengungkapkan rasa syukur secara “penuh”. Syukur merupakan rasa ungkapan rasa terima kasih kita kepada Allah SWT atas semua kenikmatan yang telah diberikan kepada kita yang dapat diungkapkan melalui tiga hal, yaitu lisan, anggota badan, dan hati.
1)    Melalui lisan. Wujud rasa syukur yang diungkapkan melalui lisan yaitu dengan cara kita memuji Allah dengan berdzikir kepada-Nya. Mengucap tahmid (Alhamdulillah) ketika kita diberi sesuatu oleh-Nya, mengucap istighfar (Astaghfirullah) ketika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita inginkan, mengucapkan takbir (Allahuakbar) ketika kita melihat atau merasakan kebesaran Allah, dan lain sebagainya.
2)   Melalui anggota badan. Wujud syukur kita melalui anggota badan yaitu dengan cara kita mempergunakan rejeki yang diberikan Allah untuk membantu antar sesama manusia dan digunakan di jalan Allah seperti infaq, shodaqoh, zakat, dan lain sebagainya. Selain itu, wujud syukur melalui anggota badan dengan cara kita senantiasa menggunakan anggota badan untuk meningkatkan ibadah kita lebih baik seperti meningkatkan ibadah solat kita, mengaji, menghadiri pengajian/majelis taklim, dan lain sebagainya. Dari yang semula belum pernah menjadi pernah, jarang menjadi sering, dan sering menjadi selalu.  
3)   Melalui hati. Wujud syukur kita melalui hati yaitu dengan cara kita meyakini dalam hati bahwa semua yang kita terima adalah semata-mata dari Allah SWT. Dengan begitu kita bisa meningkatkan keimanan, ketaqwaan, keyakinan, dan kecintaan kita kepada Allah SWT. 
Sesungguhnya syukur hakiki harus mencakup tiga hal yang telah dijelaskan di atas, yakni syukur yang diwujudkan melalui lisan, anggota badan, dan hati. Al-Junaid mengatakan, “Syukur adalah jika engkau menyadari bahwa dirimu tidak layak mendapatkan nikmat yang amat berharga.”. Sesungguhnya pandangan ini lebih mengarah kepada syukur dengan hati secara khusus.

Lalu apa saja manfaatnya bersyukur? Salah satunya adalah dengan kita bersyukur kepada Allah, maka Allah akan menambah kenikmatan kepada hambaNya seperti dalam Q.S. Ibrahim ayat 7 : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”. Seperti yang dijelaskan dalam surat tersebut, ketika kita selalu bersyukur atas apapun ukuran dan bentuk nikmat pemberian dari-Nya, maka Allah akan melebihkan dan menambahkan nikmatnya kepada kita, serta kita tidak akan mendapat siksaan atas azab yang diberikan oleh-Nya.


Aidilla Qurotianti
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

0 komentar:

Posting Komentar